Rumah Tangga

5 Kiat Meminta Maaf kepada Pasangan

Pernah bertengkar dengan pasangan? Sungguh, rasanya lebih baik bertengkar dengan atasan. Kalau dengan atasan, di kantor masih ada rekan-rekan kerja yang bisa diajak mengobrol. Kalau dengan pasangan, di rumah, hanya ada dia. Tentu saja bakalan awkward banget nggak tuh.

Pertengkaran memang bumbu percintaan. Hanya saja, jangan lama-lama bertengkarnya.  Itu akan menjadi sebenar-benarnya neraka dunia.

Nah, bagaimana sih mengakhiri pertengkaran dengan pasangan agar bisa saling memaafkan?

Pertama, ingatlah sebuah pepatah. Kalah jadi arang, menang jadi abu. Ya, tidak ada gunanya menang atau kalah. Jadi jangan pernah beradu untuk saling menunjukkan kesalahan masing-masing. Tidak peduli kita benar bahwa dia yang salah, hal seperti itu malah akan memperkeruh keadaan.

Karena itulah, penting untuk mengalah. Akui saja kesalahan ada di kita. Toh yang ingin dicapai adalah tidak ada perpisahan, bukan?

Jangan seperti Lee Tae Oh dalam The World of The Married yang sudah diberi kesempatan untuk mengakui kesalahan tapi tak menggunakannya. Jangan sampai terlambat untuk meminta maaf, ya.

Kedua, kuatkan empati. Berpikirlah seakan-akan kita ada di posisi dia. Sekali lagi, ini bukan tentang salah atau benar. Namun, menjaga kelanggengan hubungan. Bisa jadi di mata kita, dia yang salah karena kita nggak memahami dia. Cinta selalu membutuhkan pemahaman dan karena itu jangan sampai salah paham dengan cara mencoba merasakan apa yang dia rasakan.

Ketiga, tunjukkan ketulusan. Meminta maaf dengan ketulusan berbeda dengan basa-basi. Tunjukkan usahamu meminta maaf ya minimal kayak Je Hyuk kepada Ye Rim di The World of The Married. Meminta maaf dengan tulus juga berarti tidak berharap akan ada imbalan apapun, termasuk kemungkinan terburuk, kita tidak dimaafkan. Tugas kita selesai sudah saat meminta maaf dengan tulus.

Keempat, cinta tidak mengenal kata tetapi. Maksudnya apa, masih berhubungan dengan minta maaf itu. Kita terlalu banyak menggunakan kata tetapi saat meminta maaf. Terlihat di hati kita masih ada penyangkalan terhadap kata maaf itu. Ya aku salah, tapi kan…

Kelima, cinta juga tidak butuh karena. Maksudnya, jangan banyak alasan. Ya sudah, terima saja. Jadikan itu tanggung jawab pribadi ketimbang mencari-cari kesalahan.

Kira-kira itulah lima tips yang harus dilakukan untuk meminta maaf saat bertengkar dengan pasangan. Jangan ditunda-tunda meminta maaf dan menyelesaikan masalah yang ada. Ibarat kata nggak perlu menunggu lebaran juga kali. Lakukan segera, jangan perang dingin, saling ngambek, tidak bicara satu sama lain terlalu lama.

Terakhir, jangan lupakan untuk memaafkan diri sendiri. Bila sudah, maka kita akan lebih percaya diri saat meminta maaf kepada pasangan.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *